Arsip untuk Juli, 2008

20
Jul
08

Sorotan

Gejolak Grujugan Kidul

Pada Sabtu malam, 19 Juli 2007, masyarakat Grujugan Kidul Bondowoso kembali resah. Beberapa waktu lalu, sebagian masyarakat Grujugan Kidul yang belum dapat menerima kekalahan Tofan Firdaus dalam pilkades karena adanya beberapa persoalan yang belum tuntas, melakukan langkah menyegel Balai Desa.

Pemerintah Kabupaten telah membentuk Tim Pengawas untuk melakukan upaya penyelesaian masalah. Penyelesaian tersebut menggunakan istilah mediasi, yang dalam kamus sosiologi diterjemahkan sebagai upaya menyelesaikan pertikaian diantara pihak-pihak yang bersengketa melalui beberapa cara dan pendekatan.

Mediasi sebagai pilihan cara, menuntut adanya dialog, cross chek data, dan alternatif-alternatif penyelesaian sebagai pilihan-pilihan. Sayangnya sampai detik ini, upaya penggalian data masih dilakukan secara parsial. Pihak-pihak yang bersengketa belum pernah sekalipun dipertemukan dalam satu meja. Saksi-saksi yang diajukan pihak Tofan Firdaus atas indikasi kecurangan yang terjadi belum sekalipun dimintai keterangan secara khusus.

Sejak awal, keputusan nampaknya sudah diambil Tim Pengawas tanpa berusaha memahami logika lapangan dan senantiasa berlindung di balik PERDA 7/2006 tentang pilkades. Perda, sebagaimana perangkat perundangan lainnya, yang dimaksudkan untuk melindungi hak-hak masyarakat menjadi kehilangan ruhnya manakala ia menjadi tempat berlindung belaka.

Begitupun dengan mediasi sebagai pilihan cara untuk menyelesaikan masalah menjadi kehilangan makna saat keputusan yang di ambil tidak lagi memperhatikan psikologi massa dan akar persoalan di masyarakat.

Keresahan pada Sabtu malam, dipicu oleh adanya upaya petugas kepolisian untuk membuka “segel warga” karena lokasi tersebut akan digunakan sebagai TPS pada Pemilihan Bupati Bondowoso. Untungnya, petugas dari kepolisian bersikap bijak dengan tidak memaksakan standar normatif dan berusaha memahami psikologi massa, salut buat Polres Bondowoso dan Polsek Grujugan.

Pada akhirnya, pemerintahan sebagai lembaga pelayanan publik harus lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya untuk kemaslahatan masyarakat. Sementara terkait dengan penyelesaian persoalan Grujugan Kidul, terkesan disikapi dengan tertutup dan sembunyi-sembunyi. Mungkin sebuah “ledakan” Lanjutkan membaca ‘Sorotan’

19
Jul
08

Kolom

Idealisme

Syafrudin Prawiranegara, Sang Mantan Presiden Sementara republik ini, adalah Gubernur Bank Indonesia saat memilih jalan makar terhadap pemerintahan yang sah. Dia adalah salah satu orang pandai dan terpandang, bahkan karena kecerdasannya dianggap satu diantara sedikit orang yang layak untuk menduduki kursi RI-1.

Dia yang mungkin karena kecerdasannya pula mampu menangkap ketidak beresan pemerintahan kala itu, dan karena keberaniannya dia melontarkan stigma “stabilitas semu” pada kondisi negara dan masyarakat yang di permukaan memang nampak mulai tertib.

Dia adalah seorang idealis, jika kita memaknakan kata ini sebagai wakil dari orang-orang yang memilih dan memiliki jalan pikiran yang jelas dan konkrit untuk diperjuangkan.

Dia adalah seorang pejuang sejati dari pikiran-pikirannya, seperti kata Sawung Jabo dalam lagu HIO, “…dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata…pelaksanaan kata-kata..!” (ini bukan meniru iklan “hidup adalah perbuatan”-nya salah satu ketua parpol yang sat ini bisa kita temui di berbagai sudut negeri ini).

Resiko pilihan hidupnya adalah meninggalkan kemapanan ekonomi dan berbalik menjadi musuh pemerintah.

Pilihan seseorang terhadap sesuatu kadang sulit dimengerti, tapi dia puas, dengan itu dia merasa hidupnya lebih bermakna. Dan dalam kesejatian makna hidup, adakah yang lebih tinggi dari perasaan kebermaknaan diri?

Bagi sebagian orang, mencari makna hidup hanya bisa dengan suatu totalitas terhadap apapun. Kalau Chairil Anwar sang penyair malah hanya memberi satu garis tipis antara kebermaknaan diri dalam hidup dan kematian, “ sekali berarti, sudah itu mati…!”

Perjuangan, Lanjutkan membaca ‘Kolom’




PEMILU 2009

Sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dari sitem ketata negaraan kita adalah adanya lembaga legislatif atau DPR/DPRD. Sejak lama keberadaan para anggotanya menjadi sorotan publik, karena terkesan bergelimang harta namun miskin kinerja. Sebenarnya, PEMILU menjadi ajang masyarakat untuk menghakimi mereka: PILIH YANG WARAS atau PILIH YANG MAU BAYAR? Ini saatnya kita menentukan pilihan...

 

Juli 2008
S S R K J S M
« Mei    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 3,880 hits